Buka Jasa Bersih Rumah, Lelaki Ini Miliki 18 Karyawan


jasa bersih rumah
masnunung - Namanya Usnedi Syahputra, warga Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Berawal dari pencariannya selama berhari-hari, ia pun membuka jasa bersih rumah. Tak disangka, tiga tahun berjalan ia sudah memiliki 18 karyawan.

Saya bertemu Usnedi di tempat saya "bekerja". Saya harus kasih tanda petik karena pasti banyak yang mikir, ngapain sih saya duduk di belakang laptop lalu nulis dan nulis. Ya begitulah pekerjaan saya. Tetapi kalau mau mengintip apa yang saya tulis, boleh berkunjung ke suarasiber.com , masnunung.com atau cuttingstickerupdate.com.

Jasa bersih rumah adalah usaha yang tiga tahun silam sudah dilakukan oleh orang-orang di luar Tanjungpinang. Dan Usnedi pun mendapatkan ide dari browsing di internet. Namun demikian, seperti pengakuannya ke saya, ia harus memikirkannya beberapa hari.

Maklum, siapa saja yang modalnya pas-pasan akan melewati fase ini. Pertanyaan yang bergulir di kepala seputar: kalau gagal bagaimana, propseknya menjanjikan nggak ya, kalau gagal bagaimana nasib modalnya? Dan itu manusiawi sobat. Dan itu sangat wajar sobat.

Namun Usnedi punya pemikiran tersendiri. Ia akan menjalankan usaha jasa bersih rumah di Tanjungpinang. Jika memang nanti gagal, setidaknya ia sudah mencoba. Begitulah memang seharusnya jiwa pengusaha.

Lalu Usnedi pun memberanikan diri membuka jasa bersih rumah. Alat-alat yang diperlukan pun masih apa adanya. Ia mengawali seorang diri, dengan transportasi sepeda motor. Ia buat akun Facebook untuk mengabarkan kepada orang-orang lewat dunia maya.

Dan Usnedi pun diuji. Orang-orang masih berpikir apakah Usnedi termasuk orang yang bisa dipercaya? Apalagi dalam pekerjaannya ia akan membersihkan ruang tisur, kamar mandi, kebun dan sebagainya.

Bukan pejuang kalau menyerah begitu saja. Bismillah, Usnedi membuktikan bahwa ia adalah tukang bersih rumah yang bekerja sesuai tuntutan agama.

"Saya tidak akan menyebutkan berapa angkanya sebelum saya melihat seperti apa kondisinya. Kalau terlalu mahal, saya nggak mau seperti itu," tuturnya kepada saya, dua hari lalu.

Kini, tiga tahun sudah Usnedi menekuni usahanya. Ia bahkan sudah mendirikan perusahaan berbentuk CV dengan nama Surya Buana Cipta. Kantornya di Jalan Pramuka, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Peralatannya pun sudah canggih, harganya per unit bisa puluhan juta. Seperti vacuum cleaner. Dan karyawannya 18 orang.

Tangani Pekerjaan Besar

Karena menjaga kualitas serta pelayanan, akhirnya nomor ponsel Usnedi pun disimpan banyak orang. Panggilannya bukan hanya membersihkan satu ruang tidur atau sebuah rumah. Ada sekolah yang meneken kontrak sekian tahun dengan Usnedi untuk kebersihan sekolah termasuk kebunnya.

Bahkan saat Pelabuhan Sri Bintanpura dipugar, Usnedilah yang mendapatkan pekerjaan pembersihan di tempat itu. Dan hal seperti itu tak pernah terpikirkan oleh Usnedi.

Ia pun menerapkan pola kerja dan reward yang sangat bagus. Beberapa karyawan yang dinilainya berdedikasi akan mendapatkan jabatan seperti supervisor, asisten dan sebagainya. Sementara untuk karyawan yang dipekerjakan di lokasi yang sudah meneken kontrak akan mendapatkan gaji tetap per bulan.

Tips Suks Jasa Bersih Rumah

Usnedi pun membeberkan rahasianya sebagai berikut:

Memanusiakan Karyawan

Seperti yang sudah saya singgung di atas, 18 karyawan Usnedi memiliki acara sendiri. Per tahun ada rapat besar yang disbutnya Raker (hehehe seperti Parpol ya ada rapat kerjanya) untuk membahas segala hal.

Karyawan yang bagus akan mendapatkan beberapa penghargaan. Ada karyawan paling bersih melakukan tugasnya, paling rajin dan sebagainya. Dan mereka yang terpilih mendapatkan semacam trofi. Setiap tahun juga dibagikan seragam baru.

Gunakan Media Sosial

Masyarakat sekarang sudah tak bisa membedakan mana pekerjaan besar atau kecil. Mencari ponsel ya di media sosial, mencari pakaian ya di media sosial, dan mencari jasa bersih rumah pun di media sosial.

Awalnya Usnedi hanya membuka akun Facebook, kemudian membayar orang lain untuk membuatkan website yang sampai sekarang isinya bahkan tak pernah dia update karena tak tahu caranya hehe.

"Baru-baru ini saya buat Instagram. Itu pun nanya istri bagaimana membuatnya," aku Usnedi.

Lihat Baru Tentukan Harga

Usnedi juga menjaga jasa bersih rumah-nya agar tetap mendapatkan kepercayaan. Salah satunya dengan melihat ruangan-ruangan yang akan dibersihkan. Apalagi jika bekas renovasi, bisa banyak sampah material dan debu yang harus ditangani sampai bersih.

Sementara untuk kondisi normal, jasa bersih rumah Usnedi masih terjangkau. Sebagai contoh ia mengatakan, membersihkan satu kamar berkisar Rp50 ribu. Yang dibersihkan bukan hanya lantai, dinding, melainkan juga plafon. Miasalnya ada sawang atau rumah laba-laba, akan dibersihkannya.

Mencintai Pekerjaan

Sebagai muslim yang berusaha taat dengan ajaran agamanya, Usnedi tahu jika kebersihan itu sebagian dari iman. Untuk itu ia menekankan dengan sungguh-sungguh kepada karyawannya agar bekerja sepenuh hati.

Sebelum mulai bekerja membaca bismillah, saat selesai mengucapkan alhamdulillah dan tidak lupa mengucapkan terima kasih ketika dipuji.

Berbagi Ilmu

Tentu saja satu dua tiga dan beberapa orang ada yang menghubungi Usnedi bukan untuk minta tolong atau menggunakan jasa bersih rumah-nya. Melainkan minta diajari bagaimana caranya membuka usaha seperti yang dilakukannya.

Begitulah Usnedi, ia tak pernah merasa khawatir dengan rezekinya. ia percaya Allah sudah memberikan sebarapa banyak rezekinya di dunia. Dan ia tak pernah takut untuk memberitahu kepada mereka yang ingin tahu rahasianya.

[Tak mau ketinggalan berita wisata? Klik blog Mas Sigit]

Begitulah sobat, kisah singkat pemilik usaha jasa bersih rumah yang berbincang langsung dengan saya. Sebelum ia beranjak pergi dari hadapan saya, ia mengatakan akan mengajak saya ngopi malam.

Dan tentu saja saya menerima ajakan tersebut dengan senang hati. Alhamdulillah, bertambah satu lagi sahabat. Atau sobat mau ikut nggak kalau nanti kami ngopi bareng? ***

Belum ada Komentar untuk "Buka Jasa Bersih Rumah, Lelaki Ini Miliki 18 Karyawan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel