Gaya Hidup Tiga Orang Kaya Ini Patut Ditiru

masnunung - Orang kaya adalah orang yang memiliki harta di atas rata-rata manusia pada umumnya. Istilah untuk mereka beragam, tajir melintir hingga miliarder.

Untuk menjadi orang kaya dilalui dengan beberapa cara. Ada yang memang hartanya warisan keluarganya. Namun tak sedikit yang menraih predikat kaya karena usahanya sendiri.

Kisah-kisah sukses orang kaya yang mengawali usahanya dengan modal dengkul biasanya selalu menarik untuk dibaca. Karena di dalamnya mengandung pelajaran yang sangat berharga.

contoh orang kaya yang perilakunya patut ditiru

Keuletan, daya juang dan inovasi orang-orang kaya terkadang ditiru oleh orang lain yang memungkinkan untuk meraih sukses juga. Meski tidak meniru persis, namun perjalanan hidup miliarder sudah melewati ujian nyata.

Kali ini saya akan bercerita kepada sobat semua, tiga orang kaya yang memiliki kebiasaan tidak lazim. Menurut saya yang dilakukan orang-orang yang akan saya tulis cukup positif untuk dilakukan.

Membeli Barang Diskon

Nggak usahlah ya saya sebut berapa harta kekayaan pendiri Facebook ini. Meski berjiwa sosial, dengan menyumbangkan sebagian besar gajinya untuk amal, namun sisanya tetaplah angka yang sangat besar.

Nah, pada sebuah kesempatan Mark kepergok netizen di sebuah toko yang tengah menyelenggarakan diskon. Dan orang kaya di dunia ini tak malu ketahuan.

Ia kedapatan memasuki supermarket Costco di California, Amerika Serikat yang dikenal sebagai toko grosir dengan harga lebih murah dibandingkan toko lainnya.

Mark juga pernah ketangkap kamera tengah bersantap di McDonald's di Roma Italia bersama istrinya.

Sobat, apa sih yang memalukan dari sikap Mark tersebut? Menurut saya hal yang bagus. Orang kaya masih mau berpikir ekonomis. Dan saya rasa hal-hal seperti itu juga tak setiap bulan dilakukannya.

Saya dan sobat yang gajinya masih pas-pasan, kadang tak ingin ketahuan kalau dompetnya pas-pasan. Maunya belanja di butik, koleksinya mahal-mahal, hanya untuk memaskan penampilan.

Mengajak calon istri atau pacar ke toko yang tengah memberikan diskon juga nggak masalah kok menurut saya. Justru mengajarkan bahwa hidup itu tidak bisa selalu yang indah indah, tinggi-tinggi dan wah.

Meski sesekali juga bagus menikmati gaya hidup orang kaya. Asal jangan kekablasan, hanya karena gengsi, ternyata utang sana-sini.

Tidak Boros Pakaian

Tahu bos Amazon bernama Jeff Bezos bukan? Lelaki yang duitnya tak lagi dihitung miliaran, melainkan triliunan ini pernah ketangkap kamera mengenakan celana yang sama pada tiga kali kesempatan.

Bayangkan sobat, apakah Jeff tak punya uang hanya untuk membeli celana baru? Jelas alasan yang akan ditertawakan jika mengatakannya. Duitnya saja kalau diserahkan saya akan sulit menghitungnya, sangking banyaknya.

Sikap yang saya tangkap dari lelaki ini ialah tak harus boros-borosan soal pakaian. Siapa tahu juga memang pak Jeff ini memiliki celana yang sama lebih dari satu.

Boleh percaya atau tidak, saya termasuk orang yantg hobi membeli kaos seragam hingga lima potong dengan desain dan warna yang sama.

Dan boleh percaya atau tidak, entah berapa kali orang mengingatkan saya langsung mengapa tak ganti kaos. Padahal setiap kaos yang sama, saya kasih angka urut dengan cat kain. Jasi saya tahu mana yang kotor dan bersih.

Bisa juga Pak Jeff memang termasuk miliarder yang tak terlalu suka mengobral gaya berpakain berlebihan. Toh untuk melihat seseorang itu kaya atau bukan, tak melulu dari apa yang dikenakannya.

Makan di Warung Sederhana

Kalau yang satu ini taipan dalam negeri yang sudah pasti kaya secara materi. Namanya Michael Bambang Hartono, yang tak lain pemilik PT Djarum dan pemegang saham terbesar di Bank Central Asia (BCA).

Sobat mau tahu apa yang dilakukan seorang Michael? Tanpa sungkan ia adalah penggemar dan pelanggan setia warung tahu pong Karangsaru, Semarang.

Bukannya menyuruh karyawannya membeli tahu pong untuk dibungkus dan disantap di rumah biar orang lain tak tahu. Orang kaya Indonesia ini lebih suka datang sendiri ke lokasi, memesan seperti pelanggan lain dan menyantapnya bersama dengan mereka yang juga membeli tahu pong.

Sobat, kadang bersantap itu bukan sekadar kenyang. Namun citarasa sebuah menu itu ada yang memang terasa jika dimakan di tempat. Selain itu dengan makan di warung kecil, kakilima, tidak akan mengurangi wibawa seseorang sebagai bos.

Rajin Berderma

Pada urutan keempat ini saya masih menunggu siapa orangnya. Harapan saya, kelak saya akan menuliskan nama salah satu dari sobat di bagian ini. Sobat yang saat membaca artikel ini bukan siapa-siapa, siapa tahu dua, lima, 10 tahun lagi siapa saja mengenal sobat.

Pengusaha dalam negeri yang dikenal suka berderma. Yang memiliki mata hati tajam melihat banyaknya orang-orang di sekeliling sobat yang bisa dibantu.

Membantu kan bukan hanya memberi uang. Bisa dengan memberi nasihat, petuah bijak, menularkan ilmu suksesnya dan sebagainya. Dan kalau memang hobi berderma, saat ini berderma bisa dilakukan hanya dengan membuka ponsel.

Doa saya, semoga sobat-sobat menjadi orang kaya yang tidak meninggalkan sejarah saat masih menjadi miskin. Amiin. ***

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel