Peduli Sesama dengan Nasi Bungkus? Kenapa Tidak...


nasi bungkus
masnunung - Peduli sesama dengan nasi bungkus, agaknya bukan sesuatu yang membantu banyak orang. Mungkin hal itu benar jika ada satu atau dua orang saja yang melakukannya? Namun kalau nasi bungkus itu disediakan anggota satu komunitas?

Itulah yang telah dilakukan dan masih dilakukan Komunitas Nasi Jumat Berkah (NJB) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.

Nasi bungkus Padang, nasi bungkus murah, nasi bungkus sederhana semuanya diterima. Namun untuk mendapatkan sisi praktisnya, akhirnya lebih banyak yang menyumbangnya dalam bentuk nasi kotak siap makan.

Berikut ini fakta yang mungkin ingin sobat ketahui tentang komunitas NJB Kota Tanjungpinang.

Sudah Berjalan Jumat ke - 24

Hingga Jumat kemarin, 21 Februari 2020, kegiatan sosial ini sudah berjalan ke - 24 kali untuk penerima manfaatnya jemaah masjid ke - 43, 44 dan 45.

Mengapa ada tiga masjid? Menurut Koordinator NJB Kota Tanjungpinang, Usnedi Syahputra, setiap jumat donatur yang ada bisa menyumbangkan ratusan nasi bungkus. Dengan demikian maka distribusinya dibagi ke dua atau tiga masjid.

Satu Porsi Senilai Rp15.000

Satu porsi nasi bungkus yang dibagikan Komunitas NJB Kota Tanjungpinang nilainya Rp15.000. Untuk itu, Usnedi pada setiap hari Rabu akan membagikan broadcast kepada beberapa nomor di WhatsAppnya yang isinya mengingatkan bahwa dua hari lagi Jumat, waktunya peduli sesama dengan nasi bungkus.

Artinya jika sobat ingin membantu berdonasi untuk lima porsi, maka hitungannya ialah Rp15.000 x 5 porsi = Rp75.000. Demikian seterusnya. Nomor rekening untuk kegiatan ini saya cantumkan di bagian bawah artikel.

Namun Usnedi menerima bantuan nasi bungkus siap makan apapun bentuknya. Dan beberapa donatur yang sampai sekarang masih aktif ada yang memberikannya dalam bentuk nasi bungkus yang sudah disiapkan pada Jumat pagi. Usnedi tinggal mengambilnya dan membagikannya.

Hanya Hari Jumat

Komunitas NJB Kota Tanjungpinang hanya melakukan kegiatan pembagian nasi bungkus ini pada hari Jumat. Pembagiannya dilakukan setelah salat Jumat berakhir.

Agar tidak mepet waktunya, Usnedi membagikan informasi di WhatsApp pada hari Rabu. Dengan demikian, pada Kamis sore uang di rekening bisa ditarik semuanya untuk dibelanjakan bahan makanan. Lalu pada keesokan paginya, yaitu hari Jumat ada orang yang memang bertugas memasaknya dan membungkusnya.

Nasi bungkus yang dimasak dari donasi melalui rekening ini kemudian digabung dengan paket siap makan yang diserahkan donatur dari kalangan pengusaha katering, rumah makan dan komunitas lainnya di Kota Tanjungpinang.

Saya tidak berani menampilkan siapa saja donatur tetapnya karena menurut Usdeni, mereka memang tak ingin dipublikasikan nama atau merek usahanya.

Menginspirasi Masjid Lain

Apa yang dilakukan Komunitas NJB Kota Tanjungpinang rupanya menginspirasi masjid-masjid lain untuk melakukan hal serupa. Pengelola masjid membuat etalase yang diletakkan di teras setiap masjid dan memberinya tulisan.

Tulisannya semacam pengumuman siapa saja boleh menyumbang nasi bungkus atau makanan lain serta minuman, serta siapa saja boleh mengambilnya. Gratis.

Itulah bentuk nyata kepedulian terhadap sesama yang ditunjukkan dalam bentuk nasi bungkus. Sobat bisa melakukan hal serupa tanpa harus menyamainya, maksudnya tak harus nasi bungkus. Dan juga tak harus pada hari Jumat.

Selalu ada orang lain yang sebenarnya membutuhkan bantuan. Dan bantuan itu tak melulu berupa materi seperti uang atau makanan.

Bersedekah Makanan dalam Islam

nasi bungkus 2
Di dalam Islam, memberi makan orang lain adalah amal sosial yang mulia di mata Allah. Oleh karena itu bersedekah makanan merupakan amal yang sangat dianjurkan dalam Islam.

“Siapa pun mukmin memberi makan mukmin yang kelaparan, pada hari Kiamat nanti Allah akan memberinya makanan dari buah-buahan surga. Siapa pun mukmin yang memberi minum mukmin yang kehausan, pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya minum dari minuman surga. Siapa pun mukmin yang memberi pakaian mukmin lainnya supaya tidak telanjang, pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya pakaian dari perhiasan surga.” (HR Tirmizi).

Sebuah hadits lain dari HR Thabrani juga meriwayatkan, bahwa orang yang gemar memberi makan orang lain disediakan baginya pintu khusus di surga. Pintu itu tidak membiarkan orang lain memasukinya selain si ahli sedekah makanan serta orang lain yang semisal dengannya.

Gemar memberi makan orang lain kelak akan memperoleh naungan pada hari perhitungan.

“Tiga pekara siapa pun yang ada padanya, kelak akan dinaungi oleh Allah di bawah arsy-Nya pada hari tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. Yaitu, berwudhu pada waktu cuaca dingin, mendatangi masjid meskipun gelap, dan memberi makan orang yang kelaparan.” Demikian diriwayatkan HR Abu Muslim al-Ashbahani.

Bagi sobat yang ingin berdonasi untuk Komunitas NJB Kota Tanjungpinang bisa menghubungi Koordinatornya, Usnedi Syahputra di nomor WhatsApp 0813 6452 0919 atau bisa langsung transfer ke rekening BNI Syariah Kode Bank 427 - 0839051859  atas nama Usnedi Syahputra.


Para donatur akan mendapatkan informasi penggunaan dana, siapa saja yang berdonasi per Jumat, jumlah nasi bungkus yang terkumpul serta masjid mana saja penerima manfaat. Informasi tidak dibagikan ke grup, melainkan dalam bentuk broadcast. ***

Belum ada Komentar untuk "Peduli Sesama dengan Nasi Bungkus? Kenapa Tidak..."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel