Artikel Ini untuk Kamu yang Dipandang Sebelah Mata


masnunung - Dipandang sebelah mata bagi orang yang tak bisa melaluinya dengan tenang akan menimbulkan perasaan tertekan. Apalagi jika anggapan merendahkan tadi dilakukan oleh teman-teman satu komunitas yang notabene kuantitas bertemunya sangat sering.

sebelah mata
Foto - foundry via pixabay
Artikel ini saya buat untuk sobat yang saat ini tengah menghadapi pandangan sebelah mata. Sobat merasa malu, tak berani menunjukkan eksistensi karena merasa tak ada apa-apanya dibandingkan orang lain. Bahkan kalau di rumah sobat justru lebih suka mengurung diri dan meratapi diri.

Berikut ini ada beberapa hal yang bisa sobat lakukan untuk melewati pandangan sebelah mata tadi. Beberapa hal akan bisa dilakukan dengan mudah atau dalam waktu singkat, namun beberapa hal lain mungkin sangat sulit untk dilakukan. Kuncinya hanya keinginan kuat untuk membuktikan bahwa sobat bukan orang yang seperti mereka katakan.


Niat Harus Kuat

Bagi orang Islam, ada kalimat yang bisa dijadikan pedoman. Yaitu Tuhan tak akan memberikan cobaan kepada umat-Nya di luar batas kemampuan umat tersebut. Artinya sobat itu tengah dikasih ujian oleh Tuhan dan yakinlah mampu melewatinya.

Sebelum berangkat bekerja, sobat bisa berdoa dan berniat bahwa pandangan sebelah mata teman-teman di kantor adalah pemacu untuk meningkatkan prestasi di tempat kerja. Siapa tahu memang itu tujuan teman-teman, agar karir sobat tidak bergerak naik alias mandeg di suatu titik. Tetapi jangan pula sobat yang ganti menganggap sebelah mata teman-teman kalau berhasil melewatinya dan sobat dapat posisi puncak.

Ada Orang Lain

Adakalanya seseorang yang merasa tengah dipandang sebelah mata itu mengira ia sendiri yang mengalami hal tersebut. Akhirnya ia merasa paling malang sedunia, paling dianggap tidak memiliki kapabalitas apa-apa. Padahal, kalau sobat mau membuka hati dan berlapang dada, bukan hanya sobat yang mengalaminya.

[Ingin move on dari sakit hati sesuai yang diajarkan Rasulullah? Baca artikel ini]

Mungkin saja yang sobat terima tak seberat yang dialami orang lain di belahan lain dunia ini. Atau jangan-jangan ada komunitasnya di dunia maya, sobat bisa bergabung jika memang apa yang dilakukan anggota komunitas itu bermanfaat. Kalau masuk malah lebih berat menerima pandangan sebelah mata ya mending tak usah.

Jadikan Cambuk untuk Sukses

Berapa banyak orang sukses di dunia ini yang awalnya dianggap orang yang tak memiliki kemampuan, bodoh dan sejenisnya? Sobat tahu kisah pelukis ternama Vincent Van Gogh yang merasa aliran lukisannya tidak diterima lalu mengiris salah satu daun telinganya?

Ternyata begitu ia meninggal lukisannya diburu para kolektor kelas kakap dengan harga satu biji lukisannya dihargai sangat mahal. Ini hanya sebagai contoh buat sobat. Jadikan pandangan sebelah mata teman di kampus, di kelas, di tempat kerja sebagai cambuk bahwa apa yang menjadi anggapan mereka salah total.

Belum Tentu Mereka Benar

Mengatakan seseorang itu bla bla bla adalah seuatu yang sangat gampang. Bahkan semua orang juga bisa melakukannya. Pertanyaannya, apakah yang dikatakan teman-teman sobat itu benar? Belum tentu.

Apalagi jika diantara mereka banyak yang belum mengenal jauh pribadi sobat, bisa jadi anggapan tadi hanyalah bentuk penilaian subjektif. Mereka hanya melihat sebagian kecil dari apa yang ada dalam diri sobat secara utuh. Dan sobat harus menepis hal itu jika sobat rasa itu tidak dibenar. Yang dikatakan orang orang tentang sobat itu salah, asal kasih cap saja.

Jika Benar, Instrospeksi Diri

Tetapi... sobat juga harus memberikan ruang dalam hati untuk melakukan instrospeksi diri apakah memang yang dikatakan teman-teman di luar sana itu benar? Coba sobat renungkan, misalnya sobat dianggap terlalu cerewet misalnya, tanya dalam diri secara jujur.

Jika memang kemudian sobat akhirnya mengakui memang seperti itu, saatnya mengubah sifat yang menjadi dasar pandangan sebelah mata tadi untuk dibuang. Pelan-pelan kurangi cerewer sobat. Bagi sobat cerewet mungkin dianggap baik, tetapi di lingkungan kerja bisa jadi sesuatu yang sangat tidak disukai.

Toh nggak ada salahnya kan mengubah sesuatu yang memang tidak bagus pada diri sobat jika ke depan bisa membuat sobat lebih baik?

Ikhlas dan Bersabar

Mungkin sobat yang tengah sedih karena diremehkan menganggap kalimat ini, ikhlas dan bersabarlah, sesuatu yang kuno. Jadul. Ngga kekinian. Padahal selalu ada nilai tinggi pada sesuatu yang kuno. Paling gampang ya benda-benda antik, harganya akan semakin mahal ketika usianya semakin tua.

[Pedagang mie ayam yang hampir bangkrut bangkit dan sukses dengan cara berikut]

Sangat sulit melakukan ikhlas dan bersabar. Tetapi jika sobat ingin menjadi pribadi yang dipilih Tuhan untuk mampu keluar dari sebuah persoalan dengan cara bijak, kenapa dihindari? Dengan ikhlas, sebenarnya banyak persoalan bisa diakhiri dengan indah. Tetapi ikhlas untuk sesuatu yang positif ya. Ikhlas menerima hasil ujian jelek namanya itu konyol. Beda dengan ikhlas selalu dicibir dan dianggap tidak cantik atau ganteng.

Balikkan Keadaan

Ingin menjadi seseorang yang akan memiliki daya saing hebat? Dianggap orang yang kuat menghadapi cobaan? Balikkan keadaan. Bukan berarti sobat harus ganti menganggap mereka yang menganggap rendah dengan perlakuaan yang sama.

Justru tunjukkan sikap sobat yang dengan santai menghormati semua orang. Anggap semua orang adalah teman. Ada berteman dengan mereka karena sobat yakin akan memberikan manfaat. Nanti orang-orang yang merendahkan sobat akan berpikir ulang.

Bukankah kata cerdik cendekia pengalaman adalah guru yang paling baik? Dan sobat, itulah hal-hal yang bisa dilakukan jika saat ini merasa dipandang sebelah mata. ***

Belum ada Komentar untuk "Artikel Ini untuk Kamu yang Dipandang Sebelah Mata"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel