Ayam Krispi AFC, Kriuknya Sampai ke Jiwa (Endorser)


ayam krispi
masnunung - Racikan bumbu yang pas disertai pengalaman bertahun-tahun membuat ayam krispi yang akan saya ulas kali ini benar-benar istimewa. Pepatah jangan nilai seseorang dari pakaiannya agaknya masuk juga untuk menyebut kuliner ini.

Ayam krispi ini lokasinya di dalam, meski tepi jalan namun jalan tembus. Bukan jalan protokol yang ada di Tanjungpinang. Saat saya menerima undangan pemiliknya untuk mengulas produk atau jualannya, saya agak terkejut karena ternyata bumbu yang tepat mampu mengalahkan lokasi yang strategis.

Namanya Ayam Krispi AFC, yang merupakan kependekan dari Arko Fried Chicken. Saya tidak bertanya sebelum empat tahun di lokasinya yang sekarang, di mana tempat sebelumnya berjualan. Dikelola oleh Pak Sunardi, ayam krispi di Jalan Seijang, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang ini seolah melegenda.

Menurut Pak Sunardi, ayam krispinya senantiasa menjaga mutu. Pertama saat membeli daging ayam, sudah dipilih secara selektif. Kemudian racikan bumbunya dan salah satu keistimewaan ayam gorengnya ialah bumbunya yang meresap sampai ke dalam. Saya tidak mengulik bumbu apa saja yang digunakan oleh lelaki asli Pacitan ini, sebab itu rahasia perusahaan.

Saya lebih memilih menuliskan sesuatu yang bukan rahasia dari Ayam Krispi Arko Fried Chicken, yaitu larisnya. Seperti biasa, baru duduk di bangku panjang pukul 16.00 WIB sore itu, saya langsung disuguhi dua potong ayam krispi ini.

Satu potong paha dan satunya lagi dada. Jika sebutan krispi mengacu pada kemriyuk, maka tak salah orang menyebutnya. Gorengannya sempurna, menghasilkan ayam goreng yang empuk namun bertekstur renyah di permukaannya. Dan soal bumbunya, memang terasa sampai ke daging dalamnya.

Sobat tak akan menemui lengketnya daging ayam karena kurang sempurnanya teknik menggoreng ayam merekah ini. Mungkin sobat pernah membeli ayam krispi namun saat disantap, dagingnya masih menyisakan rasa lengket. Belum lagi kriuknya yang hanya terasa tatkala daging ayam baru keluar dari wajan penggorengan.

Beberapa pembeli sengaja saya mintai pendapat soal Ayam Krispi AFC. Pembeli pertama mengatakan ayam goreng buatan Pak Sunardi ini sangat cocok jika dipakai untuk ayam penyet sambal mentah.

"Menggorengnya sempurna, kalau ayamnya ditekan di atas sambal langsung merekah, tidak menggumpal. Kalau saya seminggu sekali mampir sini karena anak-anak juga suka. Untuk anak-anak dibuat lauk begitu saja, kalau saya harus pakai sambal cabai dan bawang putih mentah," tutur Umi, pelanggan yang tinggal di Batu 8 Atas.

Lain lagi ungkapan Nurul, karyawan sebuah bengkel kreatif di Batu 5 yang bisa dikatakan hampir setiap hari membeli ayam krispi AFC. Bukan karena jaraknya dekat dengan tempatnya bekerja sehingga ia memilih ayam goreng ini.

Menurut pengakuannya, Pak Sunardi sudah menghadirkan ayam krispi yang sebenarnya. Apalagi penjualnya tak pernah pelit untuk menambahkan rempah-rempah tepungnya yang rasanya juga nikmat.

Saya sempat bertanya ke Pak Sunardi, apakah ada hal lain yang berbeda dari cara menggoreng ayam krispi pada umumnya. Ia hanya mengatakan, krispi itu dihasilkan dari salah satu tahapan saat daging ayamnya direndam di air es yang dicampuri bumbu sebelum dibalurkan ke tepung yang juga berbumbu.

Bahkan ia mengatakan, teknik ini bisa saja dilakukan untuk sobat yang ingin menggoreng ubi sehingga mrekok atau merekah. Untuk ubi, Pak Sunardi membocorkan, seyogyanya dimasak di atas periuk yang dilengkapi saringan. Tujuannya biar matang.

Setelah itu, direndam dalam air es yang sudah dicampur bumbu. Saat minyak di wajan penggorengan siap, ubi langsung diambil dari air rendaman dan saat itu juga dimasukkan ke minyak panas yang mendidih, Saat dingin bertemu panas, akan menghasilkan testur ubi yang merekah sempurna dan bumbunya juga meresap.

"Siapa yang mau jualan ubi goreng merekah, begitulah tipsnya. Kalau untuk ayam krispi ya hampir samalah," akhirnya Pak Sunardi membocorkan rahasianya.

Bagi para pelanggan, mereka sudah tahu jam berapa mereka akan ketinggalan alias tak kebagian. Namun bagi sobat yang ingin mencoba rasa ayam krispi ini, sebaiknya datang pukul 16.00 WIB sampai 20.00 WIB. Kalau terlalu malam biasanya ayam krispinya habis dan Anda akan diajak ngobrol sama pedagangnya hehe.

Pak Sunardi juga memiliki kebiasaan suka menyelipkan tambahan ayam krispi kalau menjelang malam masih ada beberapa potong. Namanya jualan, kata dia, pasti pernah sekali waktu tidak habis. Dan karena salah satu kebiasaannya ini, pernah ada pembeli yang kembali setelah sampai di rumah.

Ia merasa membeli dua potong namun ketika dibuka isinya tiga potong. Dan Pak Sunardi akhirnya mengatakan yang sebenarnya. "Ya biasalah bagi saya seperti itu, dan menurut saya itu bukan sesuatu yang harus dianggap sesuatu banget," tutur lelaki yang membuat sendiri racikan bumbu untuk ayam krispinya.

Selain langganan perorangan, Ayam Krispi AFC juga kerap dipesan untuk acara yang melibatkan banyak orang. Untuk orderan seperti ini, pelanggan harus memberitahukan setidaknya sehari sebelumnya. Karena kalau tidak maka akan mengecewakan pelanggan yang sengaja datang untuk membeli, namun nyatanya tak kebagian karena ayamnya diborong untuk acara.

"Silakan pesan sehari sebelumnya, biar saya tambah daging ayamnya. Yang pesan banyak kebagian, yang pelanggan biasa juga tak kecewa," tutur Pak Sunardi.

Jika sobat ingin merasakan kemripik dan kemriyuknya Ayam Krispi AFC, atau mau pesan partai besar bisa menghubungi nomor 081277878372. ***

Belum ada Komentar untuk "Ayam Krispi AFC, Kriuknya Sampai ke Jiwa (Endorser)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel