Begini Caranya biar Bisa Menulis Artikel Panjang dan Berkualitas


masnunung - Cara biar bisa menulis artikel panjang dan berkualitas menurut orang mungkin berbeda-beda. Apa yang saya tulis di bawah ini merupakan pandangan saya sendiri dan cara inilah yang selama ini saya pakai. Untuk beberapa hal mungkin ada yang tidak cocok dengan sobat.

Menulis panjang diperlukan untuk menggambarkan sesuatu yang memang memiliki penjelasan yang panjang. Jika diringkas atau dipaksakan pendek akan mengurangi keutuhan objek artikel itu sendiri.

Misalnya sobat ingin menulis sesuatu yang baru lahir dan mendapatkan perhatian publik. Saya ambil saja contohnya berita Indonesia berhasil membuat kapal selam untuk pertama kalinya, membutuhkan paparan yang cukup panjang. Karena ada hal-hal baru, istilah baru yang mungkin masih sangat awam dengan masyarakat (baca saja pembaca).

Berbeda dengan artikel mengenai pesawat varian terbaru dari CN produksi PT Dirgantara. Artikelnya panjangnya 500-an kata sudah cukup karena perusahaan pelat merah ini memang sudah beberapa kali menghasilkan pesawat. Meskipun dalam beberapa hal artikel tentang pesawat baru juga harus cukup panjang.

Berikut ini beberapa hal yang bisa membantu sobat menulis artikel panjang namun tetap pada koridornya. Tidak melebar ke mana-mana.

Punya Gambaran Utuh

Ini penting menurut saya. Baik artikel untuk blog yang sudah diterima Google Adsense atau memang sekadar informasi di sebuah blog. Ketika muncul keinginan untuk menulis sesuatu sobat harus mengetahui sendiri objek tersebut.

Sobat akan lebih lancar menulis ketika mengetahui sesuatu itu ada dekat, sobat bisa melihat, meraba dan merasakannya. Misalnya anak-anak kucing sobat di rumah. Cobalah perhatikan bagaimana tigkah polah mereka. Apa warna bulu-bulunya, itu anak-anak kucing generasi ke berapa, sobat kasih nama apa semuanya, ada yang cacat nggak dan sebagainya.

Artikel tentang kucing tadi seharusnya bisa sobat tulis lebih panjang dan menarik ketimbang menulis bunga baru milik teman yang hanya fotonya dikirim melalui media sosial. Apalagi teman tadi menuliskan caption di media sosialnya sangat irit kata-kata. Informasinya sangat terbatas.

Fokus ke Satu Objek

Jika sobat belum bisa atau terbiasa membuat artikel panjang, cobalah untuk berlama-lama mengamati sesuatu. Saya contohkan sobat akan menulis tentang sebuah lokasi wisata pasir putih. Ketika sobat menuliskan judul Asyiknya Bermain Bersama Keluarga di Pasir Putih, otomatis yang ada dalam benak pembaca ialah seperti apa sih hamparan pasir putihnya?

Sobat bisa memulai dengan berapa luas hamparan pasirnya, putihnya seperti apa, ukuran atau butirannya seperti apa. Kalau kena permukaan kulit kaki seperti apa rasanya. Lalu lihat para pengunjung pantai, permainan apa saja yang bisa dilakukan di atas pasir putih tadi.

Saat ada serombongan wisatawan menaiki beberapa perahu untuk berwisata keliling pulau, seharusnya sobat tidak terpengaruh ke arah sana. Mengapa? karena jika sobat terpengaruh maka tulisan tentang pasir putih tadi bercampur dengan wisata naik perahu tradisional. Berbeda jika judul sobat seperti ini: Keindahan Pulau Oke, Pasit Putih hingga Naik Perahu Tradisional.

[Yang baru mulai belajar ngeblog, baca tips menulis di sini]

Dengan belajar fokus ke satu objek, sobat bahkan bisa mendapatkan beberapa ide untuk artikel yang panjang untuk mengisi konten blog. Pasir putihnya silakan dieksplore, wisata perahunya juga demikian, tulis terpisah.

Menulis Artikel seperti Bernyanyi

Yang saya maksudkan dengan menulis artikel panjang dan berkualitas tak ubahnya sobat menyanyi. Masih ingat pelajaran SMP kesenian dan ada paduan suara? Sobat mendapat bagian suara satu, ya sudah suarakan saja terus di suara satu. Jangan terbawa masuk ke suara dua atau tiga.

Itulah sobat, seperti itu seharusnya sobat menulis. Sobat adalah seorang blogger yang memiliki gaya menulis tersendiri. Boleh membaca tulisan blogger lain hanya sebagai referensi. Jangan terjebak dan berpikir blogger tersebut lebih hebat dari sobat.

Jika pengunjung blog tadi banyak, cobalah cek sudah berapa lama yang bersangkutan menulis atau ngeblog. Kalau sudah tiga atau lima tahun ya wajar kalau pengikutnya banyak. Komentar yang ada di kolom komentarnya juga banyak. Sementara sobat baru memulainya sebulan lalu. Ya jangan merasa rendah diri. Justru menjadi pemicu untuk bisa mendapatkan pembaca yang banyak.

Gunakan Sub Judul

Bayangkan kalau sobat harus menulis sebuah artikel panjang dengan satu pembahasan pada sesuatu hal. Kalau hanya 300 kata okelah, enteng. Coba kalau harus menulisnya 1.500 kata. Jika tak ada kerangka maka akan saling seberang. Ibarat tak ada pagarnya.

menulis artikel panjang
Sub Judul berperan penting membagi pokok bahasan. Seperti yang sobat baca di artikel ini. Temanya memang soal menulis artikel yang panjang dan berkualitas. Tetapi masih bisa saya bagi-bagi menjadi beberapa sub judul agar mempermudah saya menuangkan gagasan ke dalam kalimat. Sib judul akan mengarahkan saya untuk tidak melebar.

Nggak ada aturan berapa panjang uraian untuk sebuah sub judul. Jika memang membutuhkan penjelasan yang panjang, nggak ada salahnya sampai lima alinea. tetapi kalau hanya penegas, nggak masalah sobat memberinya uraian hanya dua alinea.

Jumlah sub judul yang ada dalam sebuah artikel juga nggak ada patokan yang pasti. Sebenarnya sub judul merupakan bentuk pemahaman sobat akan topik yang akan ditulis.

Sertakan Data Pendukung

Urian di atas jika sobat perhatikan lebih banyak ke soal menulis nafas panjang. Sementara yang penting ialah kualitasnya. Banyak kok orang bisa nulis panjang namun pembacanya kurang mendapatkan sesuatu dari tulisan tersebut.

Nah, untuk mendapatkan hal itu sobat harus menyertakan data pendukung. Misalnya gambar, video atau contoh yang berkitan dengan materi tulisan yang sobat buat. Di dunia ini ada banyak tipe pembaca, ada yang memang suka dengan membaca tulisan. Sepanjang apapun ia akan lahap sampai habis baru puas.

Sementara yang lain ia akan lebih menyukai grafis atau data berupa gambar, skema dan sebagainya. Dengan memperhatikian gambar tadi ia merasa mendapatkan sesuatu yang berguna. Dan sebagian lagi lebih menyukai artikel panjang yang menggunakan contoh. Data juga bisa sobat masukkan.

Demikian tips bagaimana menulis artikel panjang untuk konten bloga namun tetap berkualitas. ***

Belum ada Komentar untuk "Begini Caranya biar Bisa Menulis Artikel Panjang dan Berkualitas"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel