Maaf, Beli Kaos Online Pun Bisa Sambil Nongkrong di Toilet

beli kaos online
Rico yang tengah menyiapkan usaha distro kaos yang akan dijualnya secara online. Banyak orang memiliki ide, namun tak banyak yang melakukannya. Foto - masnunung
masnunung - Ponsel atau hape atau handphone atau smartphone dengan merek beragam fungsinya sama. Awalnya untuk menelepon. Lalu fiturnya terus ditambah, sehingga akhirnya memiliki kelebihan yang ada saat ini. Dan itu tak pernah terbayangkan saat saya kecil.

Zaman dahulu punya telepon rumah saja menurut saya sudah hebat. Orang kaya. Dan yang pasti orang kota. Nyatanya saya sampai sekarang punya ponsel sendiri tak pernah merasakan bagaimana caranya menelepon atau menjawab telepon lewat telepon rumah.

Bukan hanya saya, tetangga saya sekampung juga nggak ada yang pasang. Karena saya di kampung. Lihat cara orang nelepon ya dari televisi. Hitam putih. Masih pakai aki. Kalau dayanya mau habis kotak gambarnya mengecil. Lalu gambarnya goyang-goyang.

Sedihkan saya saat itu sobat? Nggak. Lha wong semuanya begitu.

Sekarang, salah satu fungsi smartphone ialah membuka mata kita akan banyaknya perubahan di luar sana. Bahkan mungkin sobat nggak menyadari ada tetangga yang jarang keluar rumah tetapi secara materi lebih. Apakah sobat harus mengintip apa yang dilakukannya?

Eit, siapa tahu tetangga kita itu jago koding atau pemrograman atau bikin tutorial di YiuTube. Ia mengerjakan semuanya di rumah. Lalu diunggah atau dijual karyanya di dunia maya. DIa nggak perlu keluar rumah untuk kirim barang. Soalnya produknya digital, nggak bisa diraba.

Artinya apa yang akan dilakukan seorang teman saya bisa menjadi inspirasi buat sobat semua. Teman saya ini namanya Rico, selama ini mengambil proyek-proyek pemerintah. Saya nggak terlalu tahu jauh soal proyek-proyeknya. Saya hanya tahu empat hari lalu ia ke tempat saya biasa ngetik artikel dan ngobrol.

"Sekarang ini beli kaos online bisa dilakukan sambil nongkrong di toilet, Mas," katanya.

Saya tak perlu penjelasan sebenarnya. Dan sobat pun saya rasa demikian.

Atas dasar hal sederhana itulah Rico kini mengajarkan kepada anaknya untuk menekuni usaha distro. Diawali dengan modal kecil, karena ia ingin memberikan tantangan untuk anaknya bagaimana mengelola sebuah usaha.

Ya, Rico sebentar lagi membuatkan anaknya usaha distro kaos. Bukan tanpa pertimbangan jika lelaki berpenampilan santuy ini memilih distro kaos.

Beberapa waktu sebelumnya, ia coba-coba mengambil booth di pasar malam Imlek di Kota Lama, Tanjungpinang. Rupanya hasilnya bagus, padahal semua kaos yang dijualnya dibeli dari Jakarta. Nah, tak sedikit di antara pembeli yang bertanya: bisa kustom nggak, Bang?

Jeng jeng jeng.... dari situlah Rico berpikir dan akhirnya datang ke saya. Padahal saya bukan ahli kaos, apalagi ahli nongkrong di toilet. Kalau hanya sekadar cara beli kaos online sih saya tahu caranya hehe.

Nggak soal apa-apa, Rico memang seorang teman yang selalu berpikir ke depan. Ia sudah mampu melihat bahwa kekuatan pasar digital ini tak mampu lagi dibendung. Apalagi jika punya produk seperti kaos dengan desain sendiri. Tak perlu buat toko (jika dirasa belum perlu), pemasaran bisa dilakukan lewat media sosial (kalau mau bagus ya beriklan), transaksi dilakukan lewat ponsel (nggak harus lari ke ATM untuk cek transfer dari pembeli).

Bahkah, saya hanya menegaskan kata Rico, saat hendak menjelaskan sebuah hal kepada calon konsumen tiba-tiba perut melilit. Terdengar suara yang tak pernah saya anggap merdu, silakan lari ke kamar kecil atau toilet. Lanjutkan transaksi dari sana.

Pesan saya jika kondisinya seperti itu mohon jangan gunakan fitur video call.

Sobat, saya suka jika ada orang yang tak lagi muda namun pola pikirnya tentang dunia digital membuatnya melek wawasan. Saat ini Rico sudah memesan kaos kaos polos dari Jawa. Pasti banyak warnanya. Sementara anaknya sudah mulai mendesain beberapa tulisan yang akan ditransfer ke kaos.

"Banyak kok saya lihat yang jual kaos online di medsos dengan desain hanya berupa tulisan," ujar Rico.

Senang saya melihat Rico, karena setiap perkataannya adalah optimisme. Orang yang optimis itu selali berpikiran sehat, menggunakan nalarnya untuk menyusun langkah.

Semoga mencerahkan sobat semua...

Belum ada Komentar untuk "Maaf, Beli Kaos Online Pun Bisa Sambil Nongkrong di Toilet"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel