Makan Siang Gratis atau Bayar Seikhlasnya? Catat Alamat Ini


masnunung - Saya selalu terdiam sejenak setiap kali mau menulis artikel tentang orang-orang baik. Ternyata Allah menciptakan orang baik tidak hanya di daerah tertentu, namun ada di mana-mana. Kadang saya atau sobat saja yang kurang tahu (baca tidak tahu).

Tulisan saya kali ini tentang pemilik akun Facebook Sri Sulastri. Tanpa harus berlebihan, selain hanya postingan di Facebook dan spanduk di depan sebuah ruko untuk menunjukkan apa yang dilakukannya.

Sobat saya yang baik, Mba Sri Sulastri selalu menyediakan makan siang gratis kepada siapa saja. Tidak ada syarat dan ketentuan berlaku. Dan benar-benar gratis karena ia melakukannya dengan ikhlas karena Allah semata.

Percaya kan? Masih ada orang-orang seperti Mba Sri Sulastri ini.

Jumat hari ini, 7 Februari 2020 merupakan makan siang gratis ke - 18 yang dilakukannya.

Makan Siang Gratis

makan jumat gratis 4
Di tempat inilah Mbak Sri membagikan makan siang gratis setiap Jumat. Foto - istimewa

Spanduk yang tertempel di teras sebuah ruko ini tulisannya singkat namun gampang dipahami. Hanya mencantumkan kata-kata Jumat Barokah, Berbagi rezeki, makan Gratis, Silakan mampir, jam 12.30 WIB sampai selesai.

Setiap Jumat, Mba Sri akan menata kursi dan meja di depan sebuah ruko di depan SPBU Batu 8 Atas, Tanjungpinang, Provinsi Keprulauan Riau. Ada cukup banyak kursi yang bisa dipakai untuk menyantap masakan yang disediakan Mba Sri.

Selain spanduk dengan dasar warna kuning, juga dipasang standing banner sederhana. Sebuah printing dasar hijau dengan tulisan yang sama dengan yang ada di spanduk.

Sobat tidak perlu mendaftar, tidak perlu memesan. Silakan datang lalu antre kalau sedang banyak antrean. Kalau tidak ada antrean silakan saja langsung ke meja masakan, ambil piring, sendok, garpu dan ambil nasi, sayur dan lauk yang sobat sukai.

Jangan khawatir, ada minuman juga disediakan oleh Mba Sri.

Sebuah kalimat dituliskan Mba Sri dalam postingan di Facebook tanggal 31 Januari 2020 pukul 13.11 WIB, seperti berikut ini:

Silakan mampir untuk makan gratis sambil silaturahmi selepas salat Jumat di depan Pom (SPBU) Batu 8 Atas, Tanjungpinang.

Hanya ingin berbagi dan berharap rida Allah untuk saya dan keluarga agar senantiasa diberikan kesehatan. Diberikan rezeki yang barokah, dilancarkan segala urusan baik saya, suami dan anak-anak.

Semoga keluarga saya dijauhkan dari musibah, Insya Allah. Semoga selalu dalam lingdungan-Nya dan senantiasa dijaga Allah SWT.

Bagaimana sobat, ingin bersilaturahmi sambil makan siang gratis? Tak sedikit warga yang usai salat Jumat melintasi di depan tempat ini langsung berhenti dan memarkir kendaraannya.

Mereka bersantap satu meja dengan orang yang mungkin belum pernah dikenalnya. Terjadilah interaksi antarmanusia, semakin menambah banyak teman dan rezeki bisa datang dari silaturahmi.

Mba Sri tidak membatasi apakah sobat pegawai, pengangguran, punya duit atau tidak. Jika ingin makan siang Jumat gratis di tempatnya, silakan saja datang. Berbuat baik bisa dilakukan untuk siapa saja. Tanpa harus dipilih siapa saja yang boleh makan. Mau ngajak anak-anak juga boleh, kok.

Di dinding Facebooknya, Mba Sri juga mengunggah bahan makanan yang dibelinya sendiri untuk diolah dan dimasak untuk makan siang Jumat Barokah.

Terima kasih ya Mba Sri, sudah memberikan inspirasi kepada banyak orang. Semoga segala doa baik Mba Sri dikabulkan Allah SWT.

Makan Bayar Seikhlasnya

dapur nona
Inilah Dapur Nona yang menyajikan makan siang Jumat sepuasnya bayar seikhlasnya. Foto - istimewa

Selain Mba Sri, ada juga warga Tanjungpinang yang menjadikan Hari Jumat untuk berbagi makanan untuk warga.

Kafe ini bernama Dapur Nona. Diinformasikan warganet kepada saya, menu yang disajikan sama dengan menu hari-hari lainnya. Bedanya khusus Jumat membayarnya tidak di kasir. Pemilik Dapur Nona sudah menyiapkan celengan berbentuk ayam, nah di lubang yang ada di ayam-ayaman inilah para pengunjung memasukkan uangnya.

Namanya juga seikhlasnya, hanya Allah yang tahu. Ayamnya pun nggak tahu karena ia hanya celengan.

Alhamdulillah apa yang dilakukan pemilik Dapur Nona mendapatkan apresiasi dari warga. Pada siang tadi, lumayan banyak yang datang.

"Saya agak telat, jadi nggak sempat ambil foto saat ramai-ramainya, Mas," tutur warganet sambil mengirimkan 6 foto Kafe Dapur Nona melalui aplikasi WhatsApp ke ponsel saya.

Dalam foto terlihat bahwa pengunjung mengambil sendiri nasi dan lauknya. Bahkan Dapur Nona pun menyediakan air minum berupa teh. Para pengunjung antre mengambil nasi serta lauk, dan mereka bebas duduk di kurdi yang dikehendaki.

Menurut saya, ingat orang lain, apalagi dengan membagikan makanan merupakan bentuk kepedulian yang tak semua orang bisa melakukannya. Semua orang di sini mungkin saya batasi dengan: orang-orang yang sebenarnya mampu untuk membantu orang lain.

Orang-orang Baik

memberi

Sebelum artikel ini saya tulis, saya tak sengaja menekan remote dan muncul tayangan Kick Andy yang bintang tamunya adalah orang-orang yang juga berbagi dengan sesama. Ada yang berjualan aksesoris seperti kacamata dan sebagainya, namun setiap hari rela menyisihkan sedikit rezekinya untuk dipakai membantu orang lain.

Sementara bintang tamu lainnya, seorang pengusaha pempek di Palembang yang menjualan empek-empek secara online. Per bungkus pempeknya ada bagian orang lain yang membutuhkannya. Ada satu hal yang membuat saya tercekat, yaitu tatkala host acara ini, Andy F Noya bertanya kepada bintang tamu pertama.

"Mengapa Anda membantu orang lain seperti itu?"

"Kalau saya mati uang tidak saya bawa. Mending saya pakai buat bantu orang lain, bermanfaat," jawab yang ditanya.

Sobat saya yang baik, inspirasi bisa datang dari mana saja. Mungkin Mba Sri punya cara dengan makanan, demikian juga dengan pemilik Dapur Nona. Atau juga komunitas Gerakan Nasi Jumat Berkah (NJB) yang dikoordinatori pemilik usaha Jasa Bersih Rumah Tanjungpinang, Usnedi Syahputra.

Masih ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk berbagi itu. Sobat punya cerita tentang orang-orang baik itu? Jangan sungkan beritahu saya, Insya Allah saya akan menuliskannya. Tujuan saya menulis kisah orang-orang baik dalam blog ini semata-mata meyakinkan bahwa masih ada orang baik di sekitar kita.

Kemudian, memberikan inspirasi kepada yang lain. Siapa tahu ada yang tergerak hatinya karena tulisan sederhana saya yang seperti ini. Semoga bermanfaat. ***

Belum ada Komentar untuk "Makan Siang Gratis atau Bayar Seikhlasnya? Catat Alamat Ini"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel