Nggak Ada Kerjaan di Hari Minggu? Bersihkan Masjid, Yuk

masnunung - Bagi orang Islam, masjid adalah bangunan yang harus dijaga kebersihannya. Karena di sinilah dilakukan kegiatan peribadatan seperti salat lima waktu, salat Jumat dan kegiatan keagamaan lainnya. Pertanyaan saya, pernahkah sobat kerja bakti membersihkan masjid?


Saya yakin banyak yang pernah. Bagi yang pernah nggak ada salahnya ikut, yang belum juga silakan kalau bergabung. Acaranya apa, Mas? Setiap hari Minggu pagi, beberapa warga Tanjungpinang yang sudah memiliki komunitas akan membersihkan masjid. Nah ke situlah sobat-sobat kalau mau bergabung.

Syaratnya Niat Baik Saja

Bersih masjid ini dilakukan seminggu sekali tanpa memberikan syarat dan ketentuan. Enak, kan? Sementara mendaftar beberapa aplikasi harus membaca syarat dan ketentuannya yang begitu panjang. Paling kalau bersih masjid syaratnya dilandasi niat Lillahi Ta'ala tanpa merasa ada paksaan.

Kalau umpamanya sobat tergerak hatinya untuk ikut serta setelah membaca artikel ini, berarti saya dapat pahala dong hehe. Nggak kok sobat, artikel ini bukan sebuah endorser, seperti yang saya lakukan kepada para pemilik usaha. Mereka minta saya membuat review rumah makannya, tokonya, atau produknya di blog ini dan saya mendapatkan imbalan.

Saya dengan senang hati membuat artikel ini karena memang bagus. Memang, di setiap masjid pasti ada pengelolanya, namun tenaga mereka pasti terbatas. Nah komunitas bersih masjid ini membantu melakukan tugas bersih-bersih secara sukarela.

Pesertanya Berbagai Umur

Dan alhamdulillah, pesertanya bukan hanya kaum lelaki. Ada ibu-ibu bahkan anak-anak yang turut dengan orang tua mereka berbasah-basah. Namanya juga bersihbersih, apa yang kira-kira kotor ya dibersihkan. yang cukup disapu ya disapu, yang harus dibasuh air ya dibasuh.

Sobat boleh memilih kok. Misalnya sobat hobi ngepel lantai, silakan dikerjakan. Tentu saja akan dibantu peserta lainnya. Kalau sobet hobi bersihkan kamar mandi, monggo dilakukan. Tenang saja, prinsip kegiatan ini ialah gotong royong. Dikerjakan secara bersama-sama. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing (semoga nggak terbalik ya).

Selain itu, kekompakan komunitas ini juga diperlihatkan dengan menikmati makanan ringan bersama selepas bersih-bersih. Menikmati makanan yang ada bersama, hmm, indahnya sobat.

Bersama Terasa Ringan

Mungkin kalau sobat diminta membersihkan sebuah masjid sendiri akan berpikir beberapa kali lipat. Pasti ada saja alasannya. Tetapi bagaimana kalau bersih masjid itu seperti gotong royong membersihkan got atau gorong-gorong di komplek perumahan sobat? Pasti terasa menyenangkan. Bertemu banyak orang. Menambah saudara dan teman.

Karena dilakukan secara gotong royong dan penuh keikhlasan, kegiatan ini terlihat berlangsung sangat menyenangkan. Wajah-wajah gembira terpancar dari para peserta meski mereka harus menyikat toilet atau kamar mandi.

Agaknya pepatah berkotor-kotor itu baik ada benarnya. Dengan membersihkan yang kotor-kotor, maka akan tampak bersihnya. Dan, kalau masjid bersih, jemaah pun akan dengan gembira datang untuk beribadah.

Pada minggu, 23 Februari lalu, sedikitnya 12 warga Kota Tanjungpinang berkumpul di Masjid Nurussalam, Jalan Salam, Kecamatan Bukit Bestari. Ke-12 orang tadi berasal dari beragam profesi yang memiliki minat yang sama: peduli soal kebersihan masjid.

Lama-lama Terspesialisasi

Laki-laki dan perempuan akan bergotong royong memberihkan semua bagian masjid yang memungkinkan untuk dibersihkan. Seolah sudah tahu bagian apa yang harus dikerjakan, tahu-tahu pekerjaan sudah beres.

Bapak-bapak akan menangani berbagai sudut yang membutuhkan perhatian. Membersihkan dinding bagian atas, membersihkan bilah baling-baling di plafon. Pasti sobat sering melihat kan ada kipas angin dengan bilah yang kotor karena debu. Nah, yuk bersama kita bergabung agar semakin banyak masjid bisa dibersihkan di Kota Tanjungpinang.

Sementara ibu-ibu akan melipat mukena atau peralatan salat di ruangan. Sebagian menyapu lantai agar kaki teranay nyaman saat memasuki masjid.

Komunitas Bersih Masjid Tanjungpinang ini memopulerkan tagar beramalyuk.

Demikian info sosial kali ini. Oh, ya, kalau sobat memiliki informasi tentang sebuah kegiatan sosial bisa mengabari saya dengan cara klik halaman Contact lalu kirimkan apa yang ingin sobat sampaikan melalui email yang saya cantumkan di sana.

Biarkan kegiatan sosial tersebut diketahui banyak orang. Toh nggak ada ruginya kan menebar kebaikan?

Komunitas ini bisa sobat hubungi melalui salah satu pionirnya di nomor WhatsApp +62 813-6452-0919. ***



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel