Lihat Dua Remaja Bertikai, Bos Bengkel Mobil Lakukan Hal Berikut Ini

Pengusaha bengkel mobil ini kemudian melanjutkan kalimatnya, "Kalau kamu bawa uang saya bantu Rp100 untuk pesan sticker yang sudah rusak karena kamu tabrak."

Mendengar pernyataan tersebut, akhirnya si bocah mengaku membawa uang Rp100 ribu. Oleh pemilik Inilah Sticker, setelah dihitung harga stickernya senilai Rp180.000. Dengan demikian Darma membayar Rp100.000 dan sisanya yang Rp80.000 menjadi tanggung jawab penabrak.

Setelah permasalah selesai, kedua keompok meninggalkan lokasi, Darma mengatakan ia sengaja memberikan pelajaran kepada remaja yang menabrak sepeda motor. Menurutnya, remaja tersebut harus merasa bertanggung jawab dengan tetap mengeluarkan uang meski tidak senilai ganti rugi yang diminta korbannya.

Ia berharap apa yang dilakukannya bisa menjadi pengalaman yang tak pernah dilupakan oleh remaja belasan tahun tadi. Jika melakukan kesalahan, sudah sewajarnya ia bisa merasakan akibatnya. Hari ini mungkin ada yang menolong, lain kali belum tentu. Selain itu harus jujur. Contoh kecil dalam kasus ini, ternyata remaja yang menabrak membawa uang di kantongnya, padahal sebelumnya ia mengatakan tak membawa uang.

Menurut Darma, setiap sisi kehidupan adalah pelajaran. Saat ia melewati pintu kios Inilah Sticker, ia melihat bilah-bilah papan diujung pintu.

"Saya pernah ikut membantu bengkel motor milik orang lain di Jambi. Seperti inilah daun pintunya, malah lebih sederhana. Kalau ini kan pakai engsel, di tempat kerja di Jambi dulu bilah papapnya harus dipasang satu satu saat bengkel tutup," kenang Darma.

Menurut Darma, tak ada salah dan ruginya membantu orang lain. Karena kebaikan itu pada dasarnya baik untuk semua mahluk. ***

Belum ada Komentar untuk "Lihat Dua Remaja Bertikai, Bos Bengkel Mobil Lakukan Hal Berikut Ini"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel